Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Susu Selandia Baru Diduga Tercemar Bakteri

Written By bopuluh on Sabtu, 03 Agustus 2013 | 20.16

WELLINGTON, KOMPAS.COM - Eksportir susu utama Selandia Baru, Fonterra, menemukan bakteri botulinum dalam beberapa produk mereka, termasuk susu formula bayi dan minuman olahraga. Hal itu memicu penarikan global 1.000 ton produk susu di tujuh negara, termasuk China.

Fonterra belum menyebut nama-nama perusahaan yang terdampak.

Botulinum adalah bentuk keracunan makanan paling berbahaya yang bisa memicu kelumpuhan.

Menteri Industri Utama Selandia Baru hari Sabtu (3/8) mengonfirmasi bahwa produk yang tercemar meliputi susu formula, minuman olahraga, minuman protein dan beberapa jenis minuman lain.

Bakteri itu ditemukan dalam tiga porsi protein whey Fonterra yang digunakan dalam formula lanjutan Nutricia Karicare, kata Fonterra.

Produk Ditahan

Produk whey itu diproduksi pada Mei 2012 dengan pipa kotor di salah satu pabrik pengolahan di Waikato yang bertanggung jawab atas kontaminasi ini, kata perusahaan itu. Nutricia menahan semua produk yang diduga tercemar dan mengatakan tidak ada produk yang dijual.

Fonterra, perusahaan susu keempat terbesar di dunia mengatakan telah meminta pelanggan memeriksa rantai suplai mereka. "Kami bertindak cepat," kata Direktur Fonterra Theo Spierings. "Fokus kami adalah mendapat informasi tentang produk yang tercemar secepat mungkin agar bisa ditarik dari supermarket dan dan jika sudah dibeli, bisa dikembalikan."

Negara-negara yang terdampak selain Selandia Baru adalah China, Australia, Thailand, Malaysia, Vietnam dan Arab Saudi.

Fonterra mengatakan tidak ada laporan mengenai konsumen yang jatuh sakit setelah mengonsumsi produk terdampak.

Industri susu menggerakkan roda perekonomian Selandia Baru dan ekspor susu meliputi 95 persen dari total nilai ekspor negara itu.

Fonterra adalah pemasok susu bubuk yang digunakan dalam susu formula di China.

Konsumen China sangat khawatir sejak skandal susu formula tercemar pada 2008 yang menewaskan enam bayi dan menyebabkan lebih dari 300 ribu bayi sakit.

Pemerintah China telah memerintahkan importir domestik untuk menarik semua produk susu yang mungkin terdampak.

Direktur Fonterra, Theo Spierings berencana terbang ke China hari Sabtu untuk menangani kekacauan ini.

Botulinum adalah penyakit kelumpuhan langka akibat racun yang sangat berbahaya bagi manusia.

Editor : Egidius Patnistik


20.16 | 0 komentar | Read More

Hari Ini, Puncak Arus Mudik di Bandara Juanda


SURABAYA, KOMPAS.com - Puncak arus mudik di Bandara Internasional Juanda, Surabaya diprediksi akan terjadi hari ini, Minggu (4/8/2013) atau H-4 lebaran. Pemudik diperkirakan mencapai 57.000 penumpang, dan sebagian besar berasal dari rute domestik seperti Jakarta, Makassar, dan Balikpapan.

Menurut General Manajer PT Angkasapura I Bandara Internasional Juanda Surabaya, Jawa Timur, Trikora Harjo, prediksi tersebut karena sebagian besar pegawai kantor memasuki hari libur lebaran sejak Sabtu (3/8/2013) kemarin.

"Masyarakat ingin lebih awal pulang kampung karena libur setelah lebaran tidak terlalu lama," katanya, Minggu (4/8/2013).

Meskipun tidak signifkan, jumlah pemudik juga disumbang oleh penumpang di rute internasional seperti Singapura, Kuala Lumpur, dan Hong Kong.

"Kebanyakan mereka adalah TKI yang mengambil cuti kerja tepat saat lebaran," tambahnya.

Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak terkait seperti TNI-Polri, otoritas bandara, maskapai, Custom, Imigrasi dan Quarantine (CIQ), dan KKP untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang di bandara dengan mendirikan posko mudik sejak H-7 lalu.

PT Angkasa Pura I Cabang Bandara Internasional Juanda memperkirakan arus penumpang saat mudik Lebaran 2013 melalui bandara tersebut bakal mencapai 905.167 orang dengan jumlah pesawat 6.364 unit, sejak H-9 hingga H+7 Lebaran. Jumlah itu naik 20 persen dari tahun sebelumnya.

"Tahun lalu jumlah penumpang saat lebaran 761.819 jiwa dengan dilayani 6.042 pesawat," pungkasnya.

Editor : Farid Assifa


20.16 | 0 komentar | Read More

Ini Jalur Alternatif Jika Nagreg Macet

Memasuki H-6 Lebaran, Jalur mudik menuju Timur Jawa melalui Nagreg, Kabupaten Bandung Jawa Barat masih terlihat lengang dari arus kendaraan besar dan kecil. Menurut Kepala Polres Bandung AKBP Ahmad Yamin, hingga Kamis, (2/8/2013) pukul 15.00 WIB, volume kendaraan belum meningkat. | KOMPAS.com/Putra Prima Perdana


BANDUNG, KOMPAS.com - Arus mudik melalui Kabupaten Sumedang, Jawa Barat menuju Majalengka, Kuningan dan Cirebon dilaporkan masih dalam kondisi lancar.

Menurut Kasat Lantas Polres Sumedang AKP Ruri Prastowo, arus kendaraan pada H-4 Lebaran, mayoritas pemudik masih mengarah ke jalur Nagreg, Kabupaten Bandung.

"Sumedang masih lancar dan normal karena kebanyakan ke arah Nagreg. Cuma tadi di Tanjungsari sempat tersendat karena ada Griya (Mal)," kata Ruri di Sumedang, Minggu (4/8/2013).

Dengan intensitas kendaraan yang masih sedikit, Ruri mengatakan, jalur Sumedang baik melalui Jatinangor maupun Wado, siap menampung pengalihan arus kendaraan pemudik, apabila terjadi penumpukkan di Nagreg.

"Hari ini tidak terlalu padat, mungkin karena kepadatan sudah terpecah dari kemarin. Kalau Nagreg sudah padat akan dialihkan lewat Sumedang," terangnya.

Sementara itu, dari pantauan di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, arus lalu lintas pemudik terlihat lancar. Kendaraan baik bus, mobil dan sepeda motor bisa memacu kendaraannya dengan kecepatan sekitar 60 kilometer per jam.

Editor : Farid Assifa


20.16 | 0 komentar | Read More

Rumah Impian di Jalan Hardiman

Written By bopuluh on Jumat, 02 Agustus 2013 | 20.15

KOMPAS.com - Jalan Hardiman, atau yang lebih dikenal dengan Hardiman Street di Melbourne, Australia ternyata menyimpan sebuah rumah bernuansa ekletik unik. Rumah modern tersebut tampak apik dengan penggunaan material-material berkarakter kuat, sembari mempertahankan fasad dan pagar rumah tradisional.

Siapa sangka, sebelum berdiri menjadi rumah yang unik, tanah tempat rumah tersebut berdiri merupakan tanah tertinggal. Jika ada perbaikan pada rumah pun, hanya dilakukan dengan material berkualitas buruk. Beruntung, rumah tersebut berada di tangan yang tepat. Siklus penurunan kualitas rumah berubah drastis. Di tangan perusahaan arsitektur ODR, rumah tersebut mendapatkan tampilan dan "nyawa" baru.

Dari luar, rumah tersebut tampil menyatu dengan rumah di sebelahnya. Ilalang memenuhi halaman mungilnya. Rumah ini semakin mudah dikenali dengan cat putih menyelimuti seluruh bagian, kecuali pintu utama bernuansa kayu keemasan.

Pemilihan material serta komposisi dalam interior tergolong istimewa. Setiap bagiannya menyimpan kejutan dan perpaduan unik. Salah satunya, tepat ketika masuk ke dalam, penghuni dan tamunya akan disapa lantai kayu alami yang dipadukan dengan pintu geser besi. Pintu geser tersebut berornamen potongan laser. Aksen klasik pada eksterior rumah ini disesuaikan dengan interior yang lebih bergaya ekletik dan industrialis.

Furniturnya sangat minimalis. Sofa kulit sederhana "ditemani" beberapa batang kayu yang bisa digunakan sebagai tempat duduk maupun meja kopi mungil. Selain itu, ada pula meja yang terbuat dari besi-besi ramping berwarna biru mencolok dan kaleng minyak berkarat. Uniknya, barang-barang ini tidak membuat rumah tampak kumuh. Kesan kontemporer justru terasa lebih kuat, terlebih dengan penataan karya seni minimalis di dinding putih, serta penggunaan lampu-lampu unik berwarna perunggu.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, setiap bagian rumah ini menyimpan keunikan tersendiri. Buktinya, berbeda dengan ruang tamu, dapur tampak lebih maskulin dengan lemari-lemari dapur berwarna hitam. Permukaan meja dapur juga memiliki warna gelap. Hanya, para arsitek memilih marmer dengan aksen guratan-guratan putih yang menarik. Keran wastafel berwarna kuning, serta kaca sebagai "backsplash" menjadi semacam "gong" dari ruangan ini.

Begitu juga dalam kamar tidur utama. Konsepnya masih sederhana, atau bisa juga disebut minimalis. Selain warna kayu dan putih, warna hitam juga "menghiasi" kamar ini. Hitam digunakan pada pintu baja berpotongan laser, bantal, selimut, ornamen dinding, dan sebuah lampu sederhana yang justru berhasil memberikan aksen bagi kamar ini.

Rumah ini selalu menyimpan kejutan. Misalnya, pintu berwarna kuning di kamar mandi, atau lemari mungil penyimpan perkakas pertukangan di halaman.


20.15 | 0 komentar | Read More

Memilih Bekal Makanan Sehat Selama Mudik


Kompas.com- Perjalanan mudik adalah perjalanan yang panjang karena kemacetan sudah pasti menghadang. Untuk menunjang stamina fisik, perlu disiapkan juga makanan dan minuman yang bisa menjadi sumber nutrisi namun aman.

Berikut beberapa kiat memilih asupan yang aman selama mudik:

1. Bekal yang dibuat dan dibawa dari rumah tentu lebih terjaga kebersihan dan rasanya. Namun jika pemudik tidak sempat memasak sendiri dan harus membeli di jalur mudik, pastikan memilih warung makan yang bersih.

2. Hindari membawa makanan mengandung santan, telur, susu, dan berkadar air tinggi. Bila membawa makanan seperti ini, pastikan habis dalam waktu kurang dari 4 jam karena lebih gampang basi.

3.  Makanan kering dalam kemasan seperti roti atau biskuit lebih tahan lama, tetapi pastikan tanggal kadaluwarsa tidak terlewat.

4. Untuk perjalanan yang panjang, hindari mengkonsumsi makanan pedas atau asam. Makanan berasa tajam ini dikhawatirkan membuat perut mulas dan kerap buang air. Kondisi ini tentu merugikan bagi pemudik yang ingin sampai kampung halaman dalam kondisi sehat.

5. Perbanyak buah dan sayur. Kandungan serat, vitamin dan mineralnya dapat meningkatkan daya tahan tubuh.  Buah yang dikonsumsi juga sebaiknya tidak berasa tajam. Meski menyegarkan, rasa asam dikhawatirkan membuat perut mulas dan menyebabkan pemudik tidak nyaman selama di perjalanan.

6. Hindari alkohol Hal ini berlaku bagi makanan dan minuman. Alkohol bisa menimbulkan mabuk dan juga rasa mengantuk. 

Sebelum makan pastikan untuk cuci tangan pakai sabun (CTPS) terlebih dulu. Kebiasaan CTPS mencega infeksi akibat virus dan bakeri, sehingga membantu pemudik tetap sehat saat mudik maupun ketika kembali.


20.15 | 0 komentar | Read More

2 Pesawat Tempur AS Tabrakan di Udara

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Dua pesawat tempur AS yang sedang melakukan pelatihan rutin bertabrakkan di udara pada Jumat (2/8/2013) malam hari. Salah seorang pilot pesawat itu melontarkan dirinya, dan belakangan diselamatkan oleh Penjaga Pantai, kata militer AS, Jumat.

Menurut siaran pers Penjaga Pantai, seorang pilot Pengawal Udara Nasional diselamatkan setelah pesawatnya jatuh sekitar 35 mil di sebelah timur-laut Chincoteague, California.

Siaran pers tersebut mengatakan, pengawas pantai dari Pusat Komando Distrik Ke-5 Penjaga Pantai menerima pemberitahuan melalui satelit pencarian dan pertolongan otomatis membantu melacak sinyal bahaya dari kursi yang dilontarkan dan terdaftar atas pesawat Pengawal Udara Nasional pada Kamis larut malam.

Setelah itu, Navy's Fleet Area Control and Surveillance Facility di Naval Air Station Oceana di Pantai Virginia menghubungi pengawas Penjaga Pantai dan mengkonfirmasi jet Tempur Falcon F-16C Pengawal Udara Nasional Wing K-113 D.C. terlibat dalam tabrakan di udara.

Seorang pilot melontarkan diri, sementara pesawat F-16 kedua terbang kembali ke Joint Base Adrews, Maryland.

Seorang anggota awak Coast Guard Air Station Elizabeth City kemudian dikirim dengan menggunakan helikopter Jayhawk MH-60 untuk membantu.

Pada Jumat pagi, awak Jayhawk menyelamatkan pilot F-16 itu dan membawa dia ke Joint Base Andrews.

Pilot F-16 yang diselamatkan tersebut berada dalam kondisi baik, dan penyebab kecelakaan itu sedang diselidiki, kata siaran pers itu.

Editor : Hindra Liauw


20.15 | 0 komentar | Read More

Grup Bosowa Rambah Bisnis Sekuritas

Written By bopuluh on Kamis, 01 Agustus 2013 | 20.16


JAKARTA, KOMPAS.com - PT Bosowa Corporindo (Bosowa) terus memperkuat bisnis di sektor keuangan. Setelah menjalankan bisnis multifinance, asuransi dan perbankan, Bosowa kini mengembangkan jasa sekuritas melalui PT Bosowa Sekuritas.

Per 1 Agustus 2013, Bosowa Sekuritas merupakan nama baru dari PT Royal Trust Capital yang sebelumnya telah diambil alih oleh Bosowa.

Direktur Bosowa Corporindo Sadikin Aksa menjelaskan, pergantian nama dari Royal Trust menjadi Bosowa Sekuritas merupakan wujud komitmen kami dalam memperkuat bisnis kami di sektor keuangan.

"Bosowa Sekuritas akan memperkuat keberadaan kami di pasar modal sekaligus semakin memperkuat integrasi bisnis Bosowa di sektor keuangan yang sudah berjalan sangat bagus. Kami optimis strategi ini akan mampu mendorong bisnis Bosowa Group sekaligus memaksimalkan bisnis yang ada baik di Indonesia Timur maupun nasional," jelasnya dalam siaran pers, Jumat (2/8/2013).

Untuk memperkuat Bosowa Sekuritas, Bosowa telah meningkatkan modal disetor dari Rp 40 miliar ditahun 2011 menjadi Rp 90 miliar pada Juni 2013. Hingga semester I-2013, nilai transaksi di perusahaan ini mencapai Rp 5,17 triliun, meningkat 188,8 persen dari akhir tahun 2012 senilai Rp 1,79 triliun.

Di sisi lain, aset Bosowa Sekuritas juga tumbuh 84,2 persen dari Rp 98 miliar di tahun 2012 menjadi Rp 180,69 miliar per Juni 2013. Untuk mendukung akselerasi bisnis Bosowa Sekuritas, tahun ini Bosowa Corporindo akan meningkatkan modal Bosowa Sekuritas hingga Rp 100 miliar.

Bosowa sejauh ini telah memiliki beberapa unit bisnis sektor keuangan, yakni Asuransi Bosowa Periskop, Bosowa Multi Finance, Sadira Finance dan BPRS Dana Moneter. Selain itu Bosowa juga menjadi pemegang saham di Bank QNB-Kesawan Tbk dan Bank Bukopin Tbk.

Menurut Sadikin, perekonomian di Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang terus bertumbuh merupakan salah satu target pasar Bosowa Sekuritas.

Munculnya sentra-sentra ekonomi baru akibat pemekaran wilayah telah menumbuhkan banyak pelaku usaha berskala menengah dan besar di KTI.

Potensi tersebut tentunya menjadi peluang bagi Bosowa Sekuritas untuk memperkenalkan dan mendorong pelaku usaha tersebut untuk masuk ke pasar modal.

"Banyak perusahaan di kawasan KTI yang memiliki potensi untuk masuk ke bursa efek baik melalui IPO ataupun penerbitan obligasi. Oleh karena itu, kami ingin Bosowa Sekuritas dapat mendorong pengusaha di KTI lebih akrab dengan pasar modal," jelasnya.

Editor : Bambang Priyo Jatmiko


20.16 | 0 komentar | Read More

Sindrom Kelelahan


KOMPAS.com -  Lelah adalah kondisi di mana energi kita terkuras habis, tenaga kita jauh berkurang dan saat dimana kita paling membutuhkan istirahat.  Kelelahan tidak hanya bersifat fisik, tapi bisa juga secara psikis. Dimana emosi dan pikiran kita tersedot habis untuk memikirkan masalah keluarga, pekerjaan, ekonomi rumah tangga dan sebagainya.

Jika kelelahan terlalu sering dan dibiarkan dalam jangka waktu yang lama dapat merusak kesehatan baik fisik maupun psikhis. Tubuh manusia normalnya bekerja antara 8 sampai 10 jam. Itupun perlu istirahat sewaktu-waktu. Jika dipaksakan membahayakan kesehatan.

Salah satu sumber kelelahan psikis adalah jika kita mengerjakan pekerjaan yang tidak kita sukai. Apalagi setiap hari, bekerja tanpa motivasi dan kecerdasan emosi memadai.

Sindrom kelelahan bukan hal biasa, jadi jangan dianggap remeh. Tubuh manusia sudah dirancang untuk bekerja dan juga beristirahat. Oleh karena itu, penting artinya menjaga keseimbangan.

Pada masa kini sebagian orang mengabaikan pentingnya istirahat, baik sengaja maupun tidak. Baik demi tuntutan ekonomi, tuntutan perusahaan, hingga ada yang mengidap gangguan "candu kerja" (workaholic).

Akibatnya mereka yang sibuk bekerja tanpa istirahat cukup bisa mengidap sindrom kelelahan. Overload dengan pekerjaan. Yang biasa ditandai dengan cepat marah, susah tidur hingga gangguan psikosomatis lainnya.

Mereka yang terlalu lelah sulit menikmati makan dengan enak, enggan berelasi dan berekreasi dengan keluarga. Bahkan merusak hubungan romantis dengan pasangan. Tiba di rumah, mereka hanya ingin beristirahat dan menyendiri dengan kesenangannya. Tidak mau diganggu pasangan atau anaknya.

Tentu ini membuat seisi rumah merasa tidak nyaman. Anak-anak kehilangan waktu bermain dengan ayah atau ibunya.Istri merasa dibaikan suaminya, atau sebaliknya. Jika anak atau pasangan minta waktu, maka reaksi utama mereka yang kena sindrom kelelahan adalah marah. Sensitif dan mudah tersinggung.

Kelelahan juga bisa menimbulkan penyakit fisik. Tubuh yang kurang istirahat tidak sempat mengalami penyegaran.  Belum lagi ditambah masalah mereka yang di kota besar seperti Jakarta yakni kemacetan. Jarak tempuh yang jauh dari rumah ke tempat bekerja. Jika bekerja sehari delapan jam, ditambah 3-4 jam di perjalanan, maka individu menghabiskan setidaknya sebelas hingga dua belas jam sehari. Belum lagi jika yang bersangkutan lembur karena tuntutan perusahaan. Jika kondisi ini berlangsung berbulan-bulan dan bertahun-tahun akan membahayakan.

Belum lagi mereka yang (terlalu) menyibukkan diri dalam kegiatan sosial dan ibadah. Ini dapat memperparah sindrom kelelahan tadi.


Untuk mengatasi hal ini baik melakukan hal-hal sbb:

1. Ambil sedikit waktu saat istirahat makan siang. Sekedar memejamkan mata 15-20 menit. Ini akan sangat membantu

2. Sediakan waktu khusus dengan keluarga. Membangun keintiman dengan anak dan pasangan. Sebab keakraban keluarga yang hangat meminimalkan stres

3. Rancang waktu libur bersama keluarga. Baik di akhir pekan, maupun saat anak libur panjang. Menyegarkan kembali fisik dan emosi anda

4. Batasi waktu lembur. Kerjakan semua pekerjaan di kantor dan kalau bisa usahakan jangan bawa ke rumah

5. Berangkatlah lebih awal jika itu bisa menghemat waktu anda di jalan

6. Setiba di rumah ambil sedikit waktu istirahat, baik tiduran maupun menonton dalam suasana santai.

7. Batasi kegiatan sosial atau pelayanan, jangan terlalu banyak dan menyita kebersamaan keluarga

8. Sediakan waktu untuk olahraga ringan seperti jogging, berenang dsb

9. Batasi waktu untuk chatting atau interaksi di dunia maya. Hindari komunikasi BBM, email atau sms yang tidak perlu.

10. Perbanyak waktu berdoa dan meditasi pribadi. Minta hikmat Tuhan dalam menggunakan waktu dan tubuh pemberianNya

Saat menulis artikel ini, saya sendiri sedang mengalami kelelahan usai seminar dan mengajar di beberapa kota. Kini waktunya Saya pribadi mengambil waktu beristirahat.

Semoga berguna


20.16 | 0 komentar | Read More

Walhi: Sail Komodo, Rakyat NTT Hanya Jadi Penonton


KEFAMENANU, KOMPAS.com - Penyelenggaran Sail Komodo di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dimulai sejak 27 juli 2013 sampai 14 September 2013 mendatang, ditanggapi secara pesimis oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) NTT.

Direktur Walhi NTT Heribertus Naif kepada Kompas.com, Jumat (2/8/2013) pagi mengatakan, even Sail Komodo kali ini tidak terlihat jelas adanya peranan rakyat NTT. Bahkan, menurut Heribertus, rakyat hanya sebatas jadi penonton saja.

Heribertus menggarisbawahai, model dan proses yang dilakukan dalam kampanye pariwisata yang terurai dalam Sail Komodo ini adalah pilihan antara industri pariwisata yang didorong oleh kekuatan-kekuatan pasar dan pembangunan pariwisata yang dipimpin oleh negara dalam kerja samanya dengan pihak swasta.

Pilihan ini, menurutnya, dipengaruhi oleh paradigma pembangunan yang diadopsi oleh suatu negara, akan tetapi juga tidak lepas dari pengaruh konfigurasi yang melingkupinya, khususnya kecenderungan globalisasi dan liberalisasi yang agaknya menjadi alur pikir dominan pada saat ini.

"Karena itu, semestinya pariwisata NTT dilandasi pada sebuah kajian yang komprehensif dalam mewujudkan pariwisata yang prorakyat dan lingkungan. Model pariwisata yang hendak dikembangkan di NTT semestinya diawali dengan kajian dan disosialisasikan kepada publik agar kemudian tidak saling mempersalahkan antar komponen," sambung Heribertus.

Menurutnya, pariwisata NTT mestinya belajar dari pariwisata di Pulau Bali yang hampir sebagian besar aset pariwisata dikuasai oleh asing. Bila tidak, NTT pun akan dililit pada permasalahan yang sama. Artinya gurita kapitalisme pariwisata terus menyebar ke NTT.

Dia menilai, kecenderungan pariwisata di banyak tempat pada umumnya adalah mengacu pada pemikiran konvensional yang mana menyerahkan pembangunan pariwisata pada mekanisme pasar dan dengan demikian memberi peranan yang lebih besar pada sektor swasta.

"Lalu pertanyaaan dimanakah peranan rakyat NTT dalam sektor pariwisata? Apakah mereka hanya sebatas menjadi penonton terhadap berbagai aktivitas pariwisata. Bila dari awalnya saja, peranan rakyat tidak terlihat, tidak heran pula kalau rakyat Indonesia dan NTT menjadi penonton pariwisata," beber Heribertus.

Heribertus juga mempertanyakan jika Sail Komodo ini sudah dilandasi pada sebuah kajian yang komprehensif untuk melihat seberapa jauh daya dukung lingkungan dan fasilitas. Karena tentunya pariwisata membutuhkan kapasitas air yang banyak, lahan yang luas agar bisa mendukung efektifitas pariwisata itu sendiri.

"Apabila tidak dikendalikan dan dikuasai, industri pariwisata akan dapat menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan dan sosial," katanya.

Heribertus menambahkan, interaksi yang tidak terkendali di dalam mekanisme pasar pada akhirnya akan dapat melampaui batas daya dukung kawasan wisata, sehingga akan mengganggu keberlanjutan wisata, karena timbulnya posisi monopolistik swasta maupun negara dalam dunia pariwisata.

"Dalam pariwisata, Pulau Dewata ada suatu nilai yang kuat di sana bahwa budaya Bali tetap dipertahankan sekalipun budaya dan kearifan itu dimobilisasi untuk sekadar mendukung pariwisata yang ada. Dalam konteks NTT, kami khawatir bahwa hadirnya pariwisata akan perlahan-lahan mengikis habis budaya dan kearifan lokal yang dimiliki masyarakat NTT," terangnya.

Karena itu, lanjut Heribertus, bisnis pariwisata hendakya diawali dengan pembangkitan kesadaran akan pentingnya mempertahankan nilai dan budaya lokal yang dimiliki warga NTT. Agar dengan masuknya nilai-nilai dan budaya luar yang dibawa wisatawan, tidak mengikis pergi budaya dan nilai yang dimiliki di NTT.

Editor : Farid Assifa


20.16 | 0 komentar | Read More

Valentino Rossi ke Suzuki?

Written By bopuluh on Selasa, 30 Juli 2013 | 20.16

JERMAN, KOMPAS.com - Kontrak Valentino Rossi bersama Yamaha akan habis akhir musim 2014. Sementara Suzuki sudah memastikan akan kembali ke MotoGP pada 2015, mundur semusim dari rencana sebelumnya.

Manajer tim Suzuki saat ini adalah Davide Brivio, yang dulunya adalah bos tim Rossi di Yamaha dan juga manajer pribadi The Doctor.

Fakta-fakta ini cukup untuk menunculkan rumor 'Rossi akan ke Suzuki'. Tapi juara dunia tujuh kali ini langsung menepis rumor tersebut. Dalam wawancara dengan media Jerman, Speedweek, Rossi berkata, "Ini (Yamaha) adalah tim saya dan M1 adalah motor saya. Selama bisa bersaing untuk podium dan kemenangan, saya akan lanjut dengan Yamaha."

Rossi kembali bergabung dengan Yamaha awal musim ini setelah menjalani dua musim tanpa kemenangan bersama Ducati. Pebalap Italia ini meraih kemenangan pertama pada GP Belanda, akhir Juni lalu, setelah terakhir melakukannya di Malayasia, Juni 2010.

Dari sembilan seri musim ini, Rossi sudah empat kali naik podium dan menempati posisi empat klasemen sementara.

Editor : Pipit Puspita Rini


20.16 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger